Senin, 02 November 2015

KEMULIAAN SEORANG WANITA

"KEMULIAAN SEORANG WANITA"
Tidak dinilai dari secantik apa paras rupanya.. Akan tetapi secantik apa budi pekertinya.
Tidak dinilai dari seindah apa lekuk tubuhnya.. Akan tetapi seindah apa ia bertingkah laku dalam sehari-harinya.
Tidak dinilai dari semulus apa kemulusan kulitnya.. Akan tetapi seteguh apa ia menutupi auratnya.
Tidak dinilai dari semanis apa rayuannya.. Akan tetapi selembut dan sejujur apa ia dalam bertutur kata.
Tidak dinilai dari setajam tatapan menggodanya.. Akan tetapi setunduk apa ia dalam merendahkan pandangannya.
Tidak dinilai dari seberapa banyak gemerlap kekayaannya.. Akan tetapi sebanyak apa ia peduli kepada sesamanya.
Dan tidak dinilai seberapa banyak jumlah teman bergaulnya. Akan tetapi seberapa kuat ia menjaga kehormatan dirinya dari godaan nafsu yang selalu membujuknya.
Berbahagialah engkau wahai wanita yang selalu pandai menjaga diri dengan sebaik-baiknya. Karena itulah modal utama yang akan membawamu menjadi Wanita Shalehah.
InsyaALLAH wanita yg membaca catatan ini adalah wanita shalehah nan mulia..
Aamiin Ya Robbal'alamiin.


do'a

Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Alhamdulillah.. . Pagi ini kita masih merasakan lg laju Darah, Denyut Jantung,hembusan nafas dan segala nikmat yg tiada terhitung.... Yaa Allah..Yang Maha Pengasih.. Karuniakanlah segala rahmat serta hidayah-MU kepada kami pada hari ini. Jadikanlah hari ini lebih baik dari kemarin....
Yaa Allah..Yang Maha Adil... Mudahkanlah segala urusan kami hari ini. Hindarkanlah kami dari segala kesulitan hidup yang tidak mampu kami pikul,,, Yaa Allah..Yang Maha Kaya.. Limpahkanlah kepada kami rezeki yang halal Rezeki yang penuh barokah.... Rezeki yang akan membawa kami menjadi orang-orang yang pandai bersyukur....
Yaa Allah..Yang Maha Penyayang.. Lapangkan jiwa kami..... Tenteramkan hidup kami..... Muliakanlah akhlak kami.... Jadikanlah kami menjadi golongan orang- orang yang selalu berjalan diatas Cahaya-MU..
Yaa Allah..Yang Maha Pembolak Balik Hati... Dekatkan jodoh kami..... Pertemukanlah kami dengan pasangan yang selalu bersandar kepada-Mu... Pasangan yang senantiasa mengingat-Mu... Pasangan yang mencintai-Mu...
Yaa Allah..Yang Maha Pengampun... Ampunilah dosa kami.... Dosa Ibu Bapak kami.... Dosa saudara-saudara kami semua.... Sungguh jika tiada ampun dariMu,niscaya kami termasuk golongan orang yang merugi... Yaa Allah..Yang Maha Pemberi Rahmat.... Karuniakanlah kepada kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup kelak di Akhirat.. Dan jauhkanlah kami dari siksa api Neraka-Mu...

Yaa Allah..Yang Maha Pemberi Pertolongan.. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus... Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka.... Bukan jalan orang-orang yang Engkau benci dan Engkau murkai... Yaa Allah.. Hanya kepada-Mu kami meminta.... Dan hanya kepada-Mu jualah kami memohon pertolongan.... Aamiin Allahumma Aamiin.

AKU TIDAK MAU HIDUP DENGANMU SAMPAI MATI

AKU TIDAK MAU HIDUP DENGANMU SAMPAI MATI
BismillahirRahmaanirRahim..
Pada suatu malam, setelah selesai Qiyamul Lail berjama’ah, suamiku mengenggam tanganku. “Mataku tidak bisa tidur, bagaimana jika kita ke balkon depan menikmati bintang2 diangkasa”, ucap suamiku. Aku mengangguk pelan, “sebentar, aku buatkan wedang jahe dulu”, ucapku pula. Ku lirik jam di dinding,sudah pukul 3.56 menit. Dengan ditemani suamiku, aku turun ke dapur membuat minuman hangat itu. Lalu kami naik lagi ke lantai dua,menuju balkon yg memang tidak jauh dari kamar utama.
Udara dingin menelusup ke pori2 tubuh, diam2 kupandangi suamiku yg sedang santai memegang cangkirnya sambil memandangi bintang2 di angkasa. Biasanya saat seperti inilah kami bisa bicara dari hati ke hati, saat anak2 telah nyenyak terlelap. Lumayan ngobrol sambil menunggu waktu subuh tiba.
“Pa..,” ucapku pelan membuka pembicaraan. “mmh.. ya ma..,” jawab suamiku. “Masih ingat gak, adegan sepasang kakek dan nenek yg berpelukan ketika kapal Titanic hamper tenggelam..? itu loh yg di filem Titanic”, ucapku. “Ya.. terus..,” suamiku manggut2 berusaha
mengingat. “Aku ingin kita seperti itu.. sudah tua dan sampai meninggal pun bersama”, ku sampaikan harapanku. Lalu suamiku menoleh dan berujar, “gak mau ah..”. Aku kaget setengah mati, bibirku rasanya kelu.. “kok gak mau..? jadi maunya berdua pas masih muda aja.. gak mau menghabiskan masa tua denganku..?” rajukku kesal. “Pokoknya gak mau.. Udah ah..ganti topic aja,.. tuh udah azan shubuh, lebih baik kita wudhu terus ke mesjid,” ucap suamiku sambil meletakkan cangkirnya yg sudah kosong di meja dan meninggalkan aku yg masih manyun dan terpaku di balkon.
“ayuuk.. ma,” ajak suamiku lagi. Dengan langkah gontai karena menahan sedih, kuikuti langkah suamiku berwudhu dan siap2 menuju mesjid yg tidak begitu jauh dari rumahku. Setelah selesai sholat shubuh di mesjid, bibirku masih terkunci namun tetap berusaha tidak merengut didepan suamiku. Duh.. betapa susahnya bersandiwara.. kala hati sedang gundah, tapi tidak tega bermuka masam pada suami tercinta, yg telah bersusah payah menafkahi ku dan anak2.. yg telah memperlakukan aku selayak permaisuri di hatinya..
Namun mengapa dengan teganya dia tidak ingin hidup berdua denganku sampai mati.. mengapa..? atau jangan2… Dia punya niat lain,jika separuh umur kelak, akan mengambil perempuan lain sebagai maduku..? Setan laknatullah menguasai pikiranku.. Telah hari kedua sejak dialog kami di balkon tempo hari. Sepertinya suamiku bisa merasakan perubahan pada diriku. Aku jadi banyak diam,padahal aku termasuk cerewet dan bawel.Setelah sholat Isya berjama’ah,dan menidurkan anak2, suamiku kembali mengajakku untuk duduk di balkon lagi. Dengan setengah hati, kupenuhi inginnya.
“Ada apa, ma..?,”tanya suamiku pelan sambil menatap kemanik mataku dan menggenggam jemariku. Aku diam saja, namun tak terasa dua bulir airmata menetes dipipi. “kamu kecewa sama aku..?,” tanyanya lagi. Bibirku masih terkunci. “pasti gara2 ucapanku kemarin dulu ya..” Suamiku mulai menebak.. “Begini ma, aku memang tidak ingin hidup berdua denganmu sampai mati..,” ucapnya pelan namun menghujam hatiku. Dengan terisak kutepis tangannya, hendak berlari meninggalkannya. Lengannya yg kuat kembali menarik lembut jemariku.
“Dengarkan dulu..” pintanya. Baiklah, aku berikan kesempatan sekali ini lagi, pikirku. “Aku memang tidak mau hidup berdua hanya sampai mati denganmu, namun aku ingin berdua denganmu sampai dikehidupan setelah kematian. Aku ingin berkumpul denganmu di Syurga ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala. Tak kan kugantikan dirimu dengan seratus bidadari sekalipun, karena aku telah memilikimu bidadariku, istri sholehahku,pasangan jiwaku, di dunia dan di akherat kelak..” suara suamiku pelan menelusup lembut ke rongga hatiku.. “Tidak sedikit pun, aku ragu menitipkan hartaku padamu untuk kau jaga, karena engkau amanah membelanjakannya, tidak sedikit pun aku ragu menitipkan anak2 kita untuk kau jaga dan kau didik karena aku yakin mereka mengenal Rabb nya dengan baik melalui keluhuran budimu, tidak sedikitpun pula aku takut meninggalkanmu di kala aku sedang mencari nafkah, karena aku yakin kau mampu menjaga kehormatanmu dikala aku jauh dari sisimu..”

Ya Allahu Rabbi, tidak mampu aku menahan air mata haruku,begitu besar nikmat yg KAU beri… Tiada mungkin rasa cinta kasih ini sedemikian dalam jika tanpa kuasa dan kehendakMu menyatukan kami dalam RahmahMu, Ya Allah.. Ya kariim… Ya Arrahman Arrahimiin.. Jadikanlah hidup kami ladang amal bagi kami dalam menggapai kasih sayangMu dan RidhoMu.. Masukkanlah kami ke dalam golongan Hamba2Mu yg KAU kasihi, yg KAU rahmati dan yg KAU cintai… Aamiin Ya Robbal'alamiin.

Do'a Buat Calon Imamku

Bismillahirrahmanirrahim
"Do'a Buat Calon Imamku"
Ya Allah ...... Bukan hamba tak percaya dengan takdir_Mu, Tapi hamba takut kehilangan Cinta_Mu. Maka hamba mohon izinkan hamba berdo`a untuk seseorang yang kelak menjadi Imam hamba.. Meski hamba belum tahu siapa dia.......?
Ya Allah........... Tambahkan ilmu agamanya, Supaya kelak dapat membimbing hamba kearah tujuan yang satu, Teguhkan imannya ketika KAU mengujinya.. Jaga dan lindungilah dia, Mudahkan jalan rizkinya supaya kelak dapat segera menjemput dan meminta hamba dari orang tua hamba,.
Lembutkanlah tutur katanya agar kelak dapat membimbing hamba dengan kesabaran, dan hamba mohon segerakanlah kami disaat Engkau telah yakin bahwa kami telah siap dan mampu untuk mengikat janji dibawah Ridho_Mu,.. Jadikanlah ia pemimpin yang bijaksana yang mencintaiku hanya karena Allah, serta yang menjadikan Rasulullah sebagai teladannya..
Ya Rabb… Sang Pencipta Cinta dan Pemberi Rasa Cinta.. Satukanlah hati kami dalam keridhaan_Mu.. Satukanlah jiwa kami dalam ketaatan kepada_Mu.. Berikanlah keikhlasan dihati kami.. Berikanlah kesabaran dihati kami.. Ajarkanlah kami untuk saling menghormati.. Ajarkanlah kami untuk saling mengerti. Ajarkanlah kami untuk saling menyayangi. Ajarkanlah kami untuk saling memahami. Ajarkanlah kami untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.
Bimbinglah kami untuk selalu berada di jalan_Mu. Bimbinglah kami untuk senantiasa mengingat_Mu. Bimbinglah kami untuk selalu bersyukur kepada_Mu. Bimbinglah kami untuk senantiasa mengejar hidayah_Mu..
Jadikanlah cinta ini selalu dalam naungan cinta_Mu. Bawalah cinta ini dalam indahnya KeAgungan_Mu. Karuniakanlah kami Surga Cinta_Mu.. Dalam ikatan suci keluarga sakinah, mawadah warohmah.. Aamiin Ya Robbal Alamiin.
Bila kita tak dapat meraih cinta orang yg kita cintai, Maka raihlah dia dalam bait-bait doamu.. Apa sulitnya bagi ALLAH tuk membolak-balikan hati.. Bila DIA tlah menghendaki, Maka Mohonlah pada-Nya Agar kita dipertemukan dg seseorang yg Mencintai-Nya.. Agar dia pun mencintaimu karena-Nya dlm keberkahan..
Cinta mengajarkan kita kesucian dan keindahan.. Jangan pernah kau sentuh raganya.. Bila belum halal bagimu.. Karena laki-laki baik akan senantiasa menjaga kesucian seorang wanita.. Dan wanita yg baik takkan mengumbar rasa yg berlebihan tuk ungkapkan sgala rasa yg tersimpan dihatinya...
Namun..... Ia akan senantiasa mencurahkan sgala cintanya pada Rabb-Nya. Agar cintanya terjaga bukan untuk sembarang orang.. Mencintai dalam diam dalam Bait2 Doa... Semoga Allah memberi kita belahan jiwa yg TERBAIK untuk dunia dan akhirat kita...
Untuk para lelaki yang sudah mandiri. Kenapa masih terus menyendiri? Gak kasihan sama para wanita yang rindu diimami? Ingat loh, umurmu udah nggak muda lagi.. Untuk para lelaki yang tampan. Kenapa masih ngerasa nggak nyaman? Kayaknya mesti ada seseorang yang nyiapin sarapan. Untuk para lelaki yang sabar. Kenapa nggak berani melamar? Yakinlah, rizki nggak akan tertukar. Tapi jodoh mesti dikejar Keburu dilamar sama teman sekamar.

Wanita shalehah menunggu lamaranmu. Bukan janji dan harapan palsumu. Tulang rusuk butuh keberanianmu. Untuk menjemputnya dari kedua orang tuanya. Semoga semua wanita mendapatkan jodoh terbaik dunia akhirat. Juga semua lelaki mempunyai keberanian untuk menikah, dan menjadi sebaik-baik suami bagi pasangannya kelak.. Aamiin ya Robbal'alamiin..

BUNGA BUNGA CINTA

#BUNGA_BUNGA_CINTA
BismillahirRahmaanirRahim...
Hari Sabtu ini,seperti juga Sabtu-Sabtu lain beberapa bulan ini.Kau selalu lembur.Hari liburmu praktis tinggal sehari: hari Minggu saja. Seperti anak-anak sekolah saja. ”Nanti pulang jam berapa,Mas?” tanyaku sebelum melepas keberangkatanmu. “Sekitar jam 3.Banyak kontrak yang harus kuperiksa dan ku paraf. Kontraktor sudah pada teriak. Maklum tutup tahun. Paling lambat tanggal 12 ini sudah harus kelar,”katamu sambil memakai jaket hitam kesayanganmu. Kubantu menutup resleting jaketmu, dan kau mencium keningku. Seperti biasa, lembut dan mesra.
“Jangan lupa maemnya,” kataku sebelum akhirnya kulepas kepergianmu hingga di ujung gang dan kau berbelok ke kanan, menghilang dari pandangan mataku. Mengantarmu berangkat kerja, meski hanya dari halaman rumah sederhana kita, dengan tatapan mata penuh cinta dan doa selalu membuat hatiku berdebar-debar. Debaran yang masih sama,bahkan jauh lebih menggelora dibanding debar pertama hampir 18 tahun yang lalu saat kau menyentuhku pertama kalinya.
Cintakah? Nafsu? Ah… buat apa memusingkan kepala hanya untuk menjatuhkan pilihan di antara dua kata itu.Toh, mau bilang cinta buktinya aku selalu bernafsu saat berada didekatmu, bahkan kadang saat kau tinggalkan tugas ke luar kota. Nafsu? Ah… mengapa juga harus malu? Bukankah perkawinan telah membuat Tuhan menghalalkan, bahkan menjadikan nafsu paling dasar menjadi halal bagi kita? Bahkan bernilai ibadah? Kau tentu masih ingat,bukan?
Bagaimana minggu lalu ketika seharian aku di rumah ibumu? Sepulang dari kantor kau menjemputku.Seperti biasa pula, kucium tanganmu, kubantu kau melepas jaket, dan kutawarkan padamu segelas teh dingin. Kau menatapku hangat. ”Waduh! Kayak manten anyar wae (Seperti penganten baru saja). Pirang ndino se gak ketemu (berapa hari sih gak bertemu)?” goda Bu Lek, adik ipar ibumu yang tiba-tiba berada di belakang kita. Aku tersipu. Setengah menyesal mengapa tadi tak sempat mengingat kalau didapur banyak orang. Kebetulan malam hari nanti akan ada selamatan tiga harian meninggalnya saudara kita. Melihatku tersipu, sambil tersenyum, kau menjawab. ”Yok opo se Bu Lek! (Gimana sih Bu Lek ini?) Lha dulu jauh-jauh tugas aja kubelain nguruskan untuk mutasi hingga berbulan-bulan biar kumpul, masak sekarang gak kusayang-sayang?”
Ah.. perempuan mana yang takkan tersanjung dengan kalimatmu itu? Seandainya saja kau bisa melihat, kebun bunga di dadaku penuh aroma mawar dan melati yang bermekaran. Begitu pun 4 hari berikutnya,ketika acara 7 harian saudara ipar kita itu. Kau seperti biasa ke kantor hingga usai maghrib baru menyusulku ke rumah ibu. Seperti biasa, berpisah sehari (tanpa semalam) denganmu terlalu banyak hal yang harus segera dan ingin kuceritakan
padamu. Tentang anak-anak kita, tentang teman-teman kantorku, juga perasaanku hari itu. Sambil berdiri berhadap- hadapan,kau lingkarkan satu tangan kananmu ke pinggangku. Kita terlalu asyik bercerita,kita lupa banyak saudara di situ. Hingga aku harus sekali lagi tersipu malu ketika Mbak Ida menggoda kita. ”Aduuuuh yang penganten baru! Lupa sama yang lain..”  Ah… cinta kita ternyata semakin bermekaran.*****


DO'A AGAR HIDUP SUKSES

Bismillahirrahmanirrahim
DO'A AGAR HIDUP SUKSES♡
“Allaahummaj’al awwala haadzan nahaari sholaahan wa ausathohu najaahan, wa aakhirohu falaahan, yaa arhamar raahimiin.
Ya Allah, jadikanlah awal hari ini sebagai kebaikan,tengahnya sebagai keberuntungan dan akhirnya sebagai kesuksesan. Ya Allah, jadikan pula awalnya sebagai rahmat,tengahnya sebagai nikmat dan akhirnya sebagai kemuliaan dan ampunan,wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala Penyayang..
Rabbanaa aatina fiddunyaa hanasah wafil aakhirati hasanah waqinaa adzabannaar..

Aamiin Yaa Rabbal’alamiin

BERSABARLAH MENANTI KEKASIH HATI

"BERSABARLAH MENANTI KEKASIH HATI"
Sabarlah menunggu, Janji ALLAH kan pasti Hadir tuk datang menjemput hatimu. Sabarlah menanti usahlah ragu , Kekasih kan datang sesuai Iman dihati,, Dan Harapan kan menghampiri, Sesuai ikhtiarnya masing-masing...
Bila HATI tertaut pada yang ILAHI. Tak ada yg mesti kita takuti... Bila sudah masanya... Kebahagiaan yg dinanti kan kau rengkuh jua.. Yakinlah padaNYA...((^__^)) Ya Rabb.. Tautkanlah hatiku dan hatinya dalam INDAHnya mencintai karenaMU.. Aamiin ya Rabbal Alamiin..

Untukmu CINTA,...Yang hadir di hati tanpa sebab, tanpa syarat,tak terbatas oleh ruang, waktu dan jarak yang membentang... Andai benar cinta itu karana Allah.. Biarkanlah Allah Sang Pemilik Cinta yang mengatur segalanya hingga KEINDAHAN itu datang pada waktunya dengan orang yang TERBAIK yang Allah pilihkan untuk kita.. Aamiin.